Sep 1, 2015

Jalan Kaki Secara Rutin Menjadi Obat Mujarab Orang Modern

Dunia kembali mengukuhkan Jalan Kaki secara rutin sebagai obat paling menyehatkan di abad modern sekarang ini. Saya jadi ingin tahu alasan-alasan dan bukti-buktinya bagaimana bisa hanya jalan kaki secara rutin, bukan lari cepat atau sprint, bisa menambah sehat dan menjanjikan kita bisa beroleh umur panjang. Ternyata betul, baru-baru ini telah diperolehnya bukti-bukti baru mengenai manfaat berjalan kaki secara rutin terhadap kesehatan kita. Saya jadi ingin tahu dan saya kira anda juga, makanya bacalah terus artikel perihal jalan kaki ini yang saya sadur dari berbagai sumber. 


Jalan kaki yang dimaksud diatas adalah jalan cepat (tergopoh-gopoh) atau brisk walking. Yang menurut definitsi pakar aerobic – Cooper, menentukan bahwa jalan kaki tergopoh-gopoh atau brisk walking yang bermanfaat untuk kesehatan itu,  adalah jalan kaki yang cepat dengan laju kecepatan 5-6 km/jam selama sekitar 40-50 menit per hari, dan dilakukan 5 – 6 kali perminggu.

Manfaat kesehatan brisk walking ini tidak kalah dengan lari cepat ataupun sprint, tetapi lebih aman. Tidak ada resiko cedera lutut atau tungkai.
Efek dari brisk walking ini tidak akan terasa dalam waktu singkat. Bahkan dalam waktu satu hingga dua bulan pun belum akan terasa efeknya. Yang bisa kita rasakan adalah badan akan lebih segar, lebih enak tidur, nafsu makan bagus, buang air besar lebih lancar. Bila pada awal menjalankan olahraga jalan kaki ini, kita ukur misalnya tekanan darah, kolesterol, gula darah, kondisi otot dan tulang, dan setelah kita ber-brisk walking 2 bulan misalnya, kita ukur lagi, maka kita akan tahu adanya perbaikan-perbaikan hasil yang mendekali nilai normal.
Beberapa manfaat yang bisa kita peroleh adalah : 

1.   Meningkatkan kesehatan jantung.
Berjalan cepat memang sudah dibuktikan bisa menekan risiko serangan jantung. Otot jantung yang membutuhkan aliran darah lebih deras agar bisa berfungsi normal memompakan darah tanpa henti, terpenuhi dengan olahraga jalan cepat yang memperderas aliran darah kedalam coroner jantung. Dengan demikian kecukupan oksigen otot jantung terpenuhi dan otot jantung terjaga untuk tetap bisa terus berdegup. Selain itu, kelenturan pembuluh darah alteri tubuh yang menguncup dan mengembang juga akan terbantu dengan mengejangnya  otot-otot tubuh yang berada disekitar dinding pembuluh darah sewaktu malakukan kegiatan jalan cepat itu. Hasil akhirnya tekanan darah cenderung lebih rendah, dan perlengkatan antar-sel darah, yang bisa menyebabkan gumpalan bekuan darah penyumbat pembuluh, juga akan berkurang. Lebih dari itu, kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spons penyerap kolesterol jahat (LDL) akan meningkat dengan olahraga jalan cepat. Tidak banyak cara diluar obat yang bisa meningkatkan kadar HDL selain bergerak badan. Berjalan kaki cepat tercatat mampu menurunkan risiko serangan jantung hingga setengahnya.

2.   Stroke.
Walaupun manfaat berjalan kaki cepat terhadap stroke, pengaruhnya belum senyata terhadap serangan jantung koroner,  beberapa studi ternyata menunjukkan hasil yang menggembirakan. Studi terhadap 70 ribu perawat di Havard School of Public Health, yang dalam bekerja tercatat melakukan kegiatan berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam satu minggu, risiko mereka terserang stroke menurun duapertiga-nya.

3.   Menurunkan dan menstabilkan berat badan.
Untuk mereka yang kelebihan berat badan, olahraga jalan cepat secara rutin dapat menurunkan kelebihan berat badannya. Kelebihan lemak dibawah kulit akan dibakar bila rajin berolahraga jalan cepat minimal satu jam tiap harinya, selama 5 hingga 6 hari perminggunya. Selanjutnya dengan membiasakan olahraga berjalan cepat ini secara rutin juga akan menjaga laju metabolism tubuh, dengan demikan kenaikan berat badan tidak akan terjadi.

4.   Mencegah kencing manis atau diabetes.
Dengan membiasakan olahraga jalan cepat dengan kecepatan  sekitar 6 km per jam dan dengan waktu tempuh sekitar 50 menit, ternyata dapat menunda  atau mencegah  berkembangnya Diabetes Type 2, khususnya bagi mereka yang bertubuh gemuk. Selama berjalan cepat , otot tubuh Anda banyak bergerak dan memnggunakan energy yang dapat memecah kelebihan glukosa dalam darah Anda hingga dapat membantu mencegah diabetes dan menjaga kadar gula darah tetap normal.

5.   Semua keadaan tidak sehat yang berhubungan dengan sirkulasi darah yang tidak normal, seperti kesehatan tulang, kesehatan seksual, osteoporosis, encok lutut (osteoarthritis), jenis kanker usus besar (colorectal carcinoma) dan lain-lain lagi, dengan olahraga jalan cepat ini bisa diperbaikinya menjadi lebih sehat.

Sebetulnya kondisi tidak sehat seperti yang diuraikan diatas, sebagian besar adalah dikarenakan oleh kurangnya kita berolahraga. Hanya sebelum kita mengenal olahraga jalan cepat atau brisk walking ini, hampir semua olah raga membutuhkan syarat-syarat tertentu disamping memerlukan biaya yang tidak kecil. Akibatnya sebagian besar dari kita lalu tidak berkesempatan melakukan olahraga yang sangat kita perlukan demi menjaga kesehatan kita. Disamping itu semua, factor umur juga sangat menentukan.
Ukuran target olahraga yang sehat, bukanlah banyaknya keringat yang keluar dari tubuh kita, melainkan tercapainya denyut jantung  optimal. Setelah napas memburu, degub jantung melaju, itulah ukuran olahraga yang sudah memberikan nilai aerobic optimal. Denyut jantung optimal dihitung dengan rumus  60% X (220 – usia). Jadi jika kita telah berumur 60 tahun, maka denyut jantung optimal adalah  60% X (220 – 60) = 60% X 160 = 96 per menit.

Olahraga terbaik buat kita yang telah berusia 40 tahun atau lebih, adalah jalan cepat, jalan tergopoh-gopoh, atau brisk walking. Olah raga lari tidak lagi dianjurkan, sedangkan jalan pagi yang santai itu terlalu santai hingga tidak tercapainya denyut jantung yang optimal. Jalan santai dipagi hari memang bermanfaat membakar kelebihan kalori yang tersimpan sebagai lemak didalam tubuh. Disamping itu, jalan kaki santai dipagi hari merupakan salah satu unsur relaksasi yang bisa meredakan ketegangan-ketegangan kita sepanjang hari. Relaksasi merangsang keluarnya hormon-hormon  utama yang menjadi suplemen alami menjaga tubuh tetap fit dan sehat. Nah, sekarang bila jalan santai ini ditingkatkan kecepatannya menjadi brisk walking, maka Anda akan mendapat bonus extra dalam meningkatkan fungsi kebugaran jantung anda. Brisk walking memang adalah porsi olahraga paling optimal untuk melatih jantung agar selalu bekerja secara optimal.

Porsi brisk walking yang disarankan adalah sekitar 40 – 50 menit, namun bila belum mampu mencapai waktu tersebut, lakukanlah secara bertahap. Usahakan jalan cepat selama 15 menit, jangan kurang. Karena umumnya setelah 15 menit itu denyut jantung  aerobic baru tercapai. Lakukan setiap hari, dengan jeda istirhat hari ke-7. Atau minimal 3 X perminggu sudah cukup baik. Setelah satu bulan, bisa mulai ditingkatkan menjadi 20 menit, sebulan kemudian ditambah lagi menjadi 25 menit. Demikian selanjutnya hingga  mencapai 40 menit atau bahkan 50 menit.

Tidak terlalu sulit, bukan? Cobalah mulai hari ini dan berkelanjutan terus demi untuk kesehatan Anda yang lebih baik.  


 

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca blog saya, semoga bermanfaat untuk Anda semua, silahkan tinggalkan komentar.